Infobontang.Id,- Rencana pembangunan dermaga di Berbas Pantai Bontang Selatan dibatalkan tahun ini.
Alasan membatalkan rencana tersebut lantaran anggran pembangunan dermaga sengaja dicoret dan dialihkan untuk pembiayaan studi kelayakan peningkayan Pelabuhan Loktuan.
Padahal diketahui, pembangunan dermaga di Berbas Pantai itu telah telah tercantum di Layanan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, dengan nilai anggaran sebesar Rp 4,5 miliar.
Pelaksana Tugas (Plt) Plt Kepala Dinas Perhubungan Bontang Akhmad Suharto mengatakan, Pelabuhan Loktuan masuk daftar prioritas untuk lebih dulu dikerjakan guna menunjang pelayanan rute baru yakni Bontang – Mamuju dan Bontang Surabaya.
Pelabuhan Loktuan masuk daftar prioritas untuk lebih dulu dikerjakan guna menunjang pelayanan rute baru yakni Bontang – Mamuju dan Bontang Surabaya.
“Hasil rapat dermaga Pariwisata batal. Anggarannya dialihkan ke penyusunan FS. Tapi nilainya tidak segitu. Nanti tunggu disahkan melalui APBD Perubahan 2025,” ucap Akhmad Suharto, Minggu (28/7) kemarin.
Dikatakan Suharto, Pelabuhan Loktuan juga sebelumnya telah dikunjungi oleh Kementerian diwakili oleh Kepala Sub Bidang Transportasi Darat Kementerian Perhubungan Handjar Dwi.
Sementara untuk pembangunan dermaga wisata nantinya masuk dalam rencana tahun anggaran 2026.
Namun rencana ini belum final dan tentu akan menyesuaikan ketersediaan anggaran di 2026 nanti.
“Arahan pimpinan kami alihkan anggarannya. Untuk dermaga pariwisata akan dijadwalkan ulang,” sambungnya.
Diketahui, Dinas Perhubungan mengucurkan anggaran Rp5 miliar untuk pembangunan dermaga penyeberangan ke Beras Basah tahun ini.
Lokasi dermaga berada di Kawasan Taman Mangrove, Kelurahan Berbas Pantai, Bontang Selatan.
Penulis: Andi Syardillah

