InfoBontang.Id, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menekankan agar Program Pro RT Plus benar-benar berorientasi pada kebutuhan dan manfaat yang dirasakan masyarakat.
Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghasilkan kegiatan, tetapi memberikan dampak nyata bagi warga.
Kepala Bapperida Kota Bontang, Syahruddin, mengatakan keberhasilan Pro RT Plus tidak dapat diukur hanya dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan di tingkat kelurahan.
Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Keberhasilan Pro RT Plus bukan ditentukan dari seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi seberapa nyata manfaat yang kembali kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).
Ia menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Warga tidak seharusnya hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga memiliki ruang untuk menentukan kebutuhan yang menjadi prioritas.
Dengan pendekatan tersebut, perencanaan pembangunan di tingkat lingkungan diharapkan lebih sesuai dengan kondisi riil masyarakat.
Usulan yang muncul juga perlu diarahkan pada kebutuhan yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan.
Syahruddin menegaskan, setiap program yang dirancang melalui Pro RT Plus perlu memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan dari sisi manfaat bagi warga.
Bapperida juga mendorong agar pelaksanaan Pro RT Plus tetap memperhatikan keterkaitan dengan arah pembangunan daerah.
Dengan demikian, program berbasis lingkungan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Prinsipnya, dari warga dan kembali untuk warga. Jadi manfaat program harus benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Rae
