InfoBontang.Id, – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Bontang terus memperkuat pembinaan atlet usia dini melalui berbagai ajang kompetisi. Salah satunya dengan menggelar Turnamen Futsal Festival Dispora 2026 yang menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Turnamen yang berlangsung di Hitrost Futsal, Kelurahan Berbas Tengah, pada 19–21 Juni 2026 itu diikuti 20 tim undangan, terdiri dari 10 tim tingkat SD dan 10 tim tingkat SMP. Selama tiga hari, para peserta akan bersaing memperebutkan gelar juara dalam suasana kompetitif sekaligus menjunjung tinggi sportivitas.
Kepala Dispora Bontang, Eko Mashudi, mengatakan turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Menurutnya, atlet usia pelajar membutuhkan ruang untuk berkompetisi agar kemampuan yang diperoleh selama latihan dapat terus berkembang.
“Kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Dari pertandingan seperti ini, kemampuan, mental bertanding, dan karakter anak-anak dapat terus diasah,” ujarnya, Senin (22/06/2025).
Ia menilai pembinaan olahraga tidak cukup dilakukan melalui latihan rutin. Atlet juga memerlukan pengalaman menghadapi lawan dengan kemampuan yang beragam sehingga dapat meningkatkan kualitas permainan dan rasa percaya diri.
Karena itu, Dispora berkomitmen untuk terus menghadirkan kompetisi olahraga bagi pelajar sebagai salah satu program pembinaan. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, turnamen juga diharapkan mampu menjaring bibit-bibit atlet futsal yang nantinya dapat dipersiapkan mengikuti kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
Ketua panitia, Lukman Hakim, menjelaskan pertandingan dilaksanakan selama tiga hari. Dua hari pertama digunakan untuk babak penyisihan, sedangkan hari terakhir menjadi penentuan melalui semifinal dan final.
“Setiap hari ada sekitar 14 pertandingan. Karena pesertanya dibatasi, kami menggunakan sistem undangan agar pertandingan berjalan efektif,” katanya.
Selain memperebutkan trofi juara, panitia juga menyiapkan medali, uang pembinaan bagi tiga besar, serta penghargaan individu berupa Best Player dan Top Scorer sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang menunjukkan performa terbaik selama turnamen.
Eko berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sehingga ekosistem pembinaan olahraga pelajar di Bontang semakin kuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan kesempatan bertanding yang berkelanjutan, ia optimistis akan lahir atlet-atlet futsal muda yang mampu mengharumkan nama Kota Bontang di berbagai ajang kompetisi.
Penulis: Rae

