InfoBontang.Id, – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang memperkuat sinergi dengan PT Badak NGL untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, kepemudaan, hingga olahraga.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan potensi daerah melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan.
Kepala Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, mengatakan pengembangan pariwisata menjadi salah satu fokus utama yang disinergikan dengan PT Badak NGL.
Salah satunya ialah pengembangan destinasi wisata Pulau Beras Basah yang selama ini menjadi ikon wisata Kota Bontang.
Selain pengembangan destinasi, Dispopar-Ekraf juga mengusulkan kerja sama dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di sektor ekonomi kreatif maupun pariwisata.
Menurut Eko, peningkatan kompetensi pelaku wisata menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan.
“Kami mengusulkan peningkatan SDM ekonomi kreatif maupun SDM pariwisata, seperti pelatihan bagi tour guide agar pelayanan wisata semakin profesional,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).
Dispopar-Ekraf juga mendorong kembali pengembangan Bontang Eco Tourism dengan memanfaatkan potensi wisata susur Sungai Belanda di kawasan Bontang Kuala.
Program tersebut dirancang terintegrasi dengan kapal-kapal wisata yang telah beroperasi di Pelataran Bontang Kuala sehingga dapat menghadirkan paket wisata yang lebih beragam.
Menurut Eko, kolaborasi dengan PT Badak NGL diharapkan tidak hanya menyentuh sektor pariwisata, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui berbagai program pelatihan yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Di bidang olahraga, Dispopar-Ekraf turut mengusulkan dukungan pemanfaatan sarana dan prasarana milik perusahaan sebagai lokasi pemusatan latihan (training center/TC) atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) maupun persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2027.
“Kita membutuhkan dukungan sarana prasarana dari perusahaan-perusahaan, termasuk PT Badak NGL, agar dapat dimanfaatkan secara bersama untuk training center atlet maupun penyelenggaraan pertandingan,” kata dia.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan sektor kepemudaan yang mencakup tiga pilar utama, yakni kepemimpinan, kepeloporan, dan kewirausahaan. Menurutnya, kolaborasi dengan dunia usaha dapat membuka lebih banyak ruang pembinaan bagi generasi muda Kota Bontang.
Lebih jaub, kata dia, Dispopar-Ekraf akan terus membangun komunikasi dengan PT Badak NGL maupun perusahaan lain di Kota Bontang agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara sinergis.
Dengan dukungan dunia usaha, pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, olahraga, dan kepemudaan diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Rae

