Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ini 3 Tuntutan Masyarakat Adat Buntut Rencana Pemerintah Pusat Cabut Izin Tambang Nikel di Raja Ampat

Redaksi Bontang by Redaksi Bontang
Juni 12, 2025
Masyarakat Adat Setempat Tutup Akses Wisata Buntut Rencana Pemerintah Cabutan Izin Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat

Aksi Protes Masyarakat Adat Buntut Ancaman Pencabutan Izin Operasi Tambang Nikel di Raja Ampat, Sumber: Tribunsorong.com

Share on FacebookShare on Twitter

Infobontang.Id, – Puluhan warga adat suku Kawei dari empat marga pemilik hak ulayat yakni Ayelo, Daat, Ayei, dan Arempele secara resmi menutup seluruh akses aktivitas pariwisata di kawasan Pulau Wayag, Raja Ampat pada, Senin (09/5/2025) lalu.

Penutupan wisata ini buntut dari protes masyarakat adat atas rencana pemerintah pusat yang bakal mencabut izin operasi perusahaan tambang nikel yang berada di wilayah mereka.

“Kami tidak mengganggu wisata, tapi kenapa atas nama pariwisata justru mau mengganggu perusahaan kami yang telah kami perjuangkan demi masa depan anak cucu kami,” tegas Luther Ayelo, tokoh adat sekaligus pemilik hak ulayat Pulau Wayag.

Luther Ayelo mengungkapkan, bahwa aksi ini murni bertujuan untuk mempertahankan hak atas tanah adat dan masa depan ekonomi komunitas suku Kawei. Adapun tiga tuntutan warga ke Pemerintah Pusat yakni, pertama meminta pemerintah untuk membatalkan rencana pencabutan izin tambang nikel, kemudian pemerintah juga diminta mempertimbangkan nasib ratusan pekerja lokal yang menggantungkan hidupnya dari sektor tambang nikel, dan terakhir diberikan ruang dialog yang adil antara pemerintah, masyarakat adat, dan pihak perusahaan.

Selain itu aksi ini juga merupakan reaksi atas rencana pencabutan izin operasi empat perusahaan tambang nikel yang salah satunya perusahaan yang terancam adalah PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) yang beroperasi di Pulau Kawei.

Menurutnya, keberadaan perusahaan ini, menurut warga, telah disepakati bersama masyarakat adat dan memberikan harapan baru bagi kesejahteraan mereka.

Berbeda dengan sektor pariwisata konservasi yang selama ini dinilai tidak berdampak signifikan terhadap ekonomi lokal, aktivitas pertambangan dianggap membawa peluang kerja dan penghasilan nyata bagi masyarakat adat.

Selain itu, masyarakat adat juga mengecam beredarnya konten editan yang menyesatkan di media sosial dan menyudutkan perjuangan mereka.

Sumber: Tribunsorong.com

Tags: #Masyarakat Adat Raja Ampat#Papua Barat Daya#Rencana Pencabutan Izin Operasi Tambang Nikel#Tambang Nikel Raja Ampat#Wisata Raja Ampat
Redaksi Bontang

Redaksi Bontang

Next Post
Disdamkartan Bontang Bakal Rekrut 100 Personel Pakai Skema PJLP

Disdamkartan Bontang Bakal Rekrut 100 Personel Pakai Skema PJLP

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bapperida Bontang Tegaskan Pro RT Plus Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga
  • Bapperida Bontang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
  • Bapperida Bontang: Musbangda Pemuda Bisa Dimulai Setelah Raperda Ditetapkan
  • Bapperida Bontang Dorong Raperda LLAJ Akomodasi Sistem Transportasi Cerdas
  • HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim Teguhkan Peran Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
infobontang.id

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.