InfoBontang.Id, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) terus menyiapkan langkah pengembangan kawasan wisata Bontang Kuala.
Upaya tersebut dilakukan agar destinasi wisata ikonik di Kota Bontang itu semakin menarik dan mampu memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi pengunjung.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar-Ekraf Bontang, Muhammad Ikhsan, mengatakan pengembangan Bontang Kuala menjadi salah satu komitmen pemerintah daerah sesuai arahan Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Kepala Dispopar-Ekraf.
Menurutnya, pembangunan yang telah dilakukan selama ini tidak menjadi titik akhir.
Sebaliknya, pemerintah akan terus melakukan pembenahan dengan melengkapi berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan di kawasan tersebut.
“Komitmen pimpinan kita jelas, Bontang Kuala tidak boleh stagnan. Kita akan terus berbenah dan membenahi sektor pariwisata di sana, terutama dengan melengkapi fasilitas-fasilitas pendukung,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Salah satu fasilitas yang menjadi prioritas adalah pengadaan sound system di area panggung yang telah tersedia.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan seni, budaya, hingga pertunjukan ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.
Selain itu, peningkatan penerangan kawasan juga menjadi perhatian utama.
Dispopar-Ekraf ingin menciptakan suasana wisata yang nyaman dan aman sehingga Bontang Kuala tidak hanya ramai pada sore hari saat matahari terbenam, tetapi juga tetap hidup hingga malam.
Ikhsan menjelaskan, selama ini sebagian besar wisatawan datang untuk menikmati suasana senja.
Ke depan, pemerintah ingin membangun pola kunjungan yang lebih merata mulai dari pagi, sore, hingga malam hari.
“Kami ingin Bontang Kuala bisa dinikmati sepanjang hari. Ada yang datang pagi untuk menikmati sunrise, sore menikmati pemandangan laut, dan malam hari tetap ramai dengan suasana yang nyaman serta berbagai aktivitas kreatif,” katanya.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Dispopar-Ekraf juga berencana membuka ruang yang lebih luas bagi komunitas dan masyarakat untuk memanfaatkan panggung yang tersedia sebagai wadah kreativitas. Berbagai pertunjukan seni, budaya, maupun kegiatan positif lainnya akan difasilitasi guna menambah daya tarik kawasan wisata.
Menurut Ikhsan, keberadaan aktivitas kreatif yang rutin menjadi salah satu cara untuk menjaga kunjungan wisatawan sekaligus memberikan ruang ekspresi bagi masyarakat Bontang.
Saat ini, usulan pengadaan fasilitas prioritas seperti sound system dan peningkatan penerangan telah diajukan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta dilaporkan kepada Wali Kota Bontang.
Dispopar-Ekraf berharap program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga pengembangan Bontang Kuala dapat berjalan lebih optimal.
“Dalam waktu dekat prioritas kami adalah penerangan dan sound system. Harapannya fasilitas tersebut segera terealisasi sehingga Bontang Kuala semakin berkembang sebagai destinasi wisata unggulan Kota Bontang,” pungkasnya.
Penulis: Rae

