InfoBontang.Id, – Kehadiran Pelataran Bontang Kuala yang dibangun secara bertahap sejak 2024 hingga 2025 terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.
Kawasan wisata pesisir yang menjadi ikon baru Kota Bontang itu kini ramai dikunjungi masyarakat, baik pada hari biasa maupun akhir pekan.
Kepala Bidang Pariwisata Dispopar-Ekraf Bontang, Muhammad Ikhsan, mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terlihat sejak kawasan tersebut dibuka untuk umum pada akhir tahun lalu.
Menurutnya, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, jumlah wisatawan yang datang ke Pelataran Bontang Kuala pada hari biasa dapat mencapai lebih dari seribu orang per hari.
Sementara saat akhir pekan, angka kunjungan meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat.
“Sejak dibuka akhir tahun kemarin, tingkat kunjungan wisatawan luar biasa. Pada hari biasa saja lebih dari seribu orang yang datang ke kawasan Bontang Kuala, sedangkan saat akhir pekan jumlahnya bisa dua hingga tiga kali lipat,” ujarnya saat ditemui, Jumat (26/6/2026).
Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa pembangunan fasilitas wisata yang dilakukan pemerintah telah memberikan manfaat nyata.
Pelataran Bontang Kuala kini menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk menikmati suasana pesisir dan panorama laut.
Selain menghadirkan fasilitas yang lebih representatif, pemerintah juga mulai menerapkan retribusi masuk kawasan wisata.
Namun, kebijakan tersebut dinilai tidak memberatkan pengunjung karena tarif yang dikenakan relatif terjangkau.
Untuk kendaraan roda dua, retribusi masuk ditetapkan sebesar Rp5.000, sedangkan kendaraan bentor dikenakan Rp10.000.
Ikhsan menegaskan bahwa biaya tersebut bukan tarif parkir, melainkan retribusi masuk kawasan wisata.
“Kami ingin meluruskan bahwa yang dibayarkan pengunjung adalah retribusi masuk kawasan wisata, bukan biaya parkir. Fasilitas parkir yang tersedia tetap kami gratiskan sesuai kapasitas yang ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, penerapan retribusi sejauh ini berjalan cukup baik dan mendapat respons positif dari masyarakat. Ke depan, Dispopar-Ekraf akan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan pengunjung sehingga Pelataran Bontang Kuala dapat berkembang sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Bontang.
Penulis: Rae

