InfoBontang.Id,- Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang pada Semester I Tahun 2026 menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Hingga pertengahan tahun, realisasi pendapatan berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Kepala Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, mengatakan target PAD Semester I 2026 ditetapkan sebesar Rp163 juta.
Namun, hingga akhir semester pertama, capaian pendapatan telah mencapai lebih dari Rp276 juta atau jauh di atas target yang direncanakan.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan sektor kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif terus menunjukkan tren positif.
Peningkatan aktivitas masyarakat serta optimalisasi pengelolaan aset dan layanan turut memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
“Target Semester I sebesar Rp163 juta. Alhamdulillah realisasinya sudah mencapai lebih dari Rp276 juta. Artinya capaian kita sudah melampaui target yang ditetapkan,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari upaya seluruh jajaran Dispopar-Ekraf dalam mengoptimalkan potensi pendapatan yang dimiliki.
Berbagai fasilitas yang menjadi kewenangan dinas terus dimaksimalkan pengelolaannya agar mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menghasilkan penerimaan bagi daerah.
Selain itu, meningkatnya penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, kepemudaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif turut berdampak pada tingginya pemanfaatan fasilitas milik pemerintah.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan realisasi PAD selama enam bulan pertama tahun ini.
Eko menegaskan, capaian tersebut tidak membuat pihaknya berpuas diri.
Sebab Dispopar-Ekraf akan terus melakukan evaluasi dan inovasi agar potensi pendapatan daerah dapat terus ditingkatkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengembangan destinasi wisata, pembinaan pelaku ekonomi kreatif, serta optimalisasi pemanfaatan sarana olahraga akan terus menjadi fokus dalam mendukung peningkatan PAD hingga akhir tahun anggaran.
“Dengan strategi itu, diharapkan kontribusi sektor yang dikelola Dispopar-Ekraf terhadap pendapatan daerah semakin besar,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan seluruh pihak yang telah memanfaatkan berbagai layanan dan fasilitas yang dikelola pemerintah daerah secara tertib.
Sinergi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, olahraga, dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian Kota Bontang.
Dengan realisasi yang telah melampaui target Semester I, Dispopar-Ekraf optimistis mampu mempertahankan tren positif hingga akhir 2026.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat kontribusi sektor pariwisata, olahraga, kepemudaan, dan ekonomi kreatif terhadap pembangunan daerah.
Penulis: Rae

