InfoBontang.Id, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk mendukung pengembangan destinasi wisata.
Salah satunya melalui pertemuan bersama PT PLN yang berlangsung di Ruang Rapat Dispopar Bontang, Jumat (10/7/2026).
Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, didampingi Kepala Bidang Pariwisata serta Kasubag Umum dan Kepegawaian.
Agenda ini menjadi ruang diskusi untuk menjajaki berbagai bentuk dukungan yang dapat diwujudkan melalui program kemitraan antara PT PLN dan Dispopar dalam meningkatkan kualitas kawasan wisata unggulan di Kota Bontang.
Eko Mashudi mengatakan, Pelataran Bontang Kuala menjadi salah satu destinasi yang terus mengalami peningkatan kunjungan masyarakat.
Karena itu, keberadaan fasilitas pendukung dinilai penting agar wisatawan semakin nyaman sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat lokal untuk terlibat aktif dalam aktivitas pariwisata.
“Salah satu usulan yang disampaikan Dispopar adalah pembangunan panggung mini lengkap dengan fasilitas tata suara,” ucapnya.
Sarana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para pemuda Bontang Kuala untuk menampilkan berbagai pertunjukan seni dan hiburan yang mampu menambah daya tarik kawasan wisata serta memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
Selain mendukung aktivitas seni budaya, Dispopar juga mengusulkan sejumlah fasilitas penunjang lainnya, seperti pemasangan pendingin ruangan (AC) untuk masjid di kawasan wisata, penambahan penerangan, hingga pembangunan gapura selamat datang sebagai identitas kawasan Pelataran Bontang Kuala.
Seluruh usulan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus memperkuat citra destinasi wisata pesisir tersebut.
Menurut Eko, kelengkapan fasilitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong wisatawan datang dan bertahan lebih lama di kawasan wisata.
Semakin tinggi kunjungan masyarakat, maka semakin besar pula peluang peningkatan aktivitas ekonomi yang dirasakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar Pelataran Bontang Kuala.
“Fasilitas yang memadai akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Dampaknya tentu tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga terhadap perputaran ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM yang menggantungkan usahanya di kawasan Pelataran Bontang Kuala,” ujarnha.
Melalui pertemuan tersebut, Dispopar berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat menjadi bagian dari program dukungan PT PLN kepada masyarakat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diharapkan mampu mempercepat pengembangan destinasi wisata Bontang sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku ekonomi kreatif di kawasan pesisir.
Penulis: Rae

