Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Bapperida Bontang Dorong Seluruh OPD Bangun Ekosistem Data Terintegrasi

Redaksi Bontang by Redaksi Bontang
Juli 14, 2026
Bapperida Bontang Dorong Seluruh OPD Bangun Ekosistem Data Terintegrasi

Kepala Bapperida Kota Bontang, Syahruddin

Share on FacebookShare on Twitter

InfoBontang.Id, – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam memperkuat implementasi Satu Data Indonesia (SDI) tidak berhenti pada penyusunan kebijakan semata.

Tahap berikutnya yang kini terus didorong adalah membangun ekosistem data yang terintegrasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga setiap data yang dihasilkan memiliki standar yang sama dan dapat dimanfaatkan bersama sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Kepala Bapperida Kota Bontang, Syahruddin, mengatakan implementasi Satu Data Indonesia merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan keterlibatan seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, setiap OPD memiliki peran penting sebagai produsen data yang harus memastikan informasi yang dihasilkan akurat, mutakhir, serta sesuai dengan standar nasional.

“Implementasi Satu Data Indonesia tidak akan berjalan optimal apabila setiap perangkat daerah masih bekerja sendiri-sendiri. Yang dibutuhkan sekarang adalah membangun ekosistem data yang saling terhubung sehingga seluruh informasi dapat dimanfaatkan secara bersama untuk mendukung pembangunan Kota Bontang,” kata dia, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama pembangunan ekosistem data adalah menghadirkan satu acuan pengukuran untuk seluruh sektor.

Dengan demikian, tidak lagi ditemukan perbedaan angka atau informasi antarinstansi yang berpotensi menimbulkan kebingungan dalam proses perencanaan maupun evaluasi program pemerintah.

Melalui ekosistem tersebut, seluruh data nantinya akan lebih mudah diakses melalui Portal Satu Data sesuai kewenangan masing-masing.

Tidak hanya mempercepat pertukaran informasi antarperangkat daerah, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan keterbukaan data kepada masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kerahasiaan informasi yang dilindungi.

Menurutnya, manfaat dari tata kelola data yang baik akan dirasakan langsung dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, penyusunan kajian strategis, hingga penyajian berbagai dashboard pembangunan daerah.

Seluruh proses tersebut akan lebih cepat karena pemerintah tidak lagi disibukkan dengan pencarian maupun pencocokan data dari berbagai sumber yang berbeda.

Ia menambahkan, keberadaan data yang terintegrasi juga akan memperkuat sinkronisasi antara kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Program-program pembangunan dapat dirancang dengan mengacu pada data yang sama sehingga pelaksanaan di lapangan menjadi lebih selaras, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Bapperida juga menekankan pentingnya budaya pengelolaan data di setiap perangkat daerah.

Setiap OPD diharapkan terus memperbarui data sektoral yang dimiliki, menjaga kualitasnya, serta memastikan data tersebut dapat digunakan oleh instansi lain sesuai kebutuhan pembangunan.

Langkah ini dinilai menjadi kunci agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar berbasis bukti

(evidence-based policy), bukan sekadar asumsi.

“Ketika seluruh perangkat daerah menghasilkan data yang berkualitas dan menggunakan standar yang sama, maka proses pengambilan keputusan akan menjadi lebih cepat, tepat, dan terukur. Itulah arah yang ingin kita capai melalui implementasi Satu Data Indonesia di Kota Bontang,” ujarnya.

Ia berharap penguatan ekosistem data tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dengan fondasi data yang semakin kuat, Pemerintah Kota Bontang optimistis mampu mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif, transparan, responsif, sekaligus adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Penulis: Rae

Tags: #ADV#Bapperida Bontang
Redaksi Bontang

Redaksi Bontang

Next Post
Jelang Porprov Kaltim 2026, Dispopar-Ekraf Bontang Mulai Matangkan Persiapan Atlet dan Soroti Lonjakan Biaya Akomodasi

Jelang Porprov Kaltim 2026, Dispopar-Ekraf Bontang Mulai Matangkan Persiapan Atlet dan Soroti Lonjakan Biaya Akomodasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bapperida Bontang Tegaskan Pro RT Plus Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga
  • Bapperida Bontang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
  • Bapperida Bontang: Musbangda Pemuda Bisa Dimulai Setelah Raperda Ditetapkan
  • Bapperida Bontang Dorong Raperda LLAJ Akomodasi Sistem Transportasi Cerdas
  • HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim Teguhkan Peran Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
infobontang.id

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.