InfoBontang.Id, – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memenuhi hak-hak anak, termasuk menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang mereka.
Bagi Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang, pemenuhan hak anak juga mencakup kesempatan untuk mengembangkan bakat dan prestasi di bidang olahraga.
Kepala Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, mengatakan anak-anak merupakan aset masa depan yang harus mendapatkan perlindungan sekaligus ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Karena itu, pemerintah terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung aktivitas positif bagi anak, baik melalui sektor pariwisata maupun olahraga.
Menurut dia, destinasi wisata dan ruang publik yang ramah anak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka.
Selain menjadi tempat rekreasi bersama keluarga, ruang tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, bermain, hingga membangun karakter anak sejak dini.
Tak hanya itu, dirinya menegaskan pembinaan olahraga usia dini juga menjadi perhatian Dispopar-Ekraf.
Ia menyebut Kota Bontang memiliki banyak atlet muda berusia sekitar 10 hingga 16 tahun yang telah menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai cabang olahraga.
“Di Kota Bontang banyak atlet kita yang masih berusia 10 sampai 16 tahun. Mereka masih usia dini, tetapi sudah mampu menunjukkan prestasi yang dapat menjadi kebanggaan Kota Bontang. Tugas kita bersama adalah memberikan dukungan agar mereka terus berkembang,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan sejak usia dini akan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak atlet berprestasi.
Dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, serta masyarakat dinilai menjadi faktor penting agar potensi anak dapat berkembang secara maksimal.
Ia menambahkan, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga lingkungan yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kesempatan untuk terus berlatih.
Karena itu, peringatan Hari Anak Nasional menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak memperoleh ruang untuk belajar, bermain, dan berprestasi.
Selain mendorong pembinaan olahraga, Dispopar-Ekraf juga mengajak seluruh pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Bontang untuk menghadirkan lingkungan yang ramah anak.
Pelayanan yang baik, fasilitas yang aman, serta aktivitas edukatif dinilai mampu memberikan pengalaman positif bagi anak-anak dan keluarga.
Dia berharap semangat Hari Anak Nasional tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dalam memenuhi hak-hak anak.
Dengan dukungan semua pihak, anak-anak Bontang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kreatif, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.
Penulis: Rae

