Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Bapperida Bontang Perkuat Strategi Konvergensi, Fokus Turunkan Stunting Berbasis Hasil hingga Tingkat Kecamatan

Redaksi Bontang by Redaksi Bontang
Juli 27, 2026
Bapperida Bontang Perkuat Strategi Konvergensi, Fokus Turunkan Stunting Berbasis Hasil hingga Tingkat Kecamatan

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Aparatur, Kesejahteraan Rakyat (PMPAKESRA) Bapperida Kota Bontang, Hasman

Share on FacebookShare on Twitter

InfoBontang.Id, – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) terus memperkuat strategi percepatan penurunan stunting dengan menyempurnakan pelaksanaan aksi konvergensi.

Perubahan pendekatan tersebut dilakukan menyusul hasil evaluasi pelaksanaan delapan aksi konvergensi yang diterapkan selama periode 2019–2024.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Aparatur, Kesejahteraan Rakyat (PMPAKESRA) Bapperida Kota Bontang, Hasman, mengatakan evaluasi menunjukkan perlunya transformasi dalam pelaksanaan program agar lebih efektif menekan angka stunting.

Salah satunya melalui penerapan empat aksi konvergensi baru yang mulai diterapkan pada 2025.

Menurut Hasman, selama ini delapan aksi konvergensi menjadi pedoman dalam percepatan penurunan stunting, mulai dari analisis situasi, penyusunan rencana kegiatan, rembuk stunting, penguatan regulasi desa, pembinaan kader pembangunan manusia (KPM), pengelolaan data, pengukuran dan publikasi angka stunting, hingga reviu kinerja tahunan.

“Pelaksanaan delapan aksi tersebut telah memberikan fondasi yang baik, tetapi hasil evaluasi menunjukkan masih ada sejumlah aspek yang perlu diperkuat agar dampaknya lebih nyata terhadap penurunan prevalensi stunting,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Ia menjelaskan, evaluasi menemukan bahwa pelaksanaan sebelumnya masih lebih berorientasi pada proses administrasi dan penyelesaian tahapan kegiatan.

Selain itu, pelaporan masih dilakukan secara manual dengan pemanfaatan data yang belum sepenuhnya real time sehingga implementasi di lapangan bervariasi antarwilayah.

Kondisi tersebut juga dinilai belum cukup kuat mendorong optimalisasi peran kecamatan dan kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, mulai tahun 2025 dilakukan penyederhanaan sekaligus penguatan melalui empat aksi konvergensi yang lebih berorientasi pada hasil.

Dirinya menyebutkan, empat aksi tersebut meliputi analisis situasi, penguatan perencanaan, pelaksanaan dan publikasi pencegahan serta percepatan penurunan stunting, serta penilaian hasil monitoring dan evaluasi aksi konvergensi.

Pendekatan baru itu juga didukung pemanfaatan dashboard konvergensi, integrasi data dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), serta model intervensi berbasis spasial. Dengan sistem tersebut, pemerintah dapat memetakan wilayah yang membutuhkan penanganan lebih intensif sehingga intervensi menjadi lebih tepat sasaran.

“Fokusnya kini tidak lagi sekadar menyelesaikan tahapan administrasi, tetapi memastikan setiap intervensi memberikan dampak nyata terhadap penurunan prevalensi stunting. Kecamatan menjadi titik layanan utama sehingga kesenjangan antarwilayah dapat diminimalkan,” jelasnya.

Melalui penguatan sistem tersebut, Bapperida berharap koordinasi lintas perangkat daerah, pemerintah kecamatan, kelurahan hingga kader di lapangan semakin efektif.

Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi, upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting di Kota Bontang diharapkan berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Penulis: Rae

Tags: #ADV#Bapperida Bontang
Redaksi Bontang

Redaksi Bontang

Next Post
Dispopar-Ekraf Apresiasi Kapasisbon Cup, Dorong Lahirnya Atlet Baru

Dispopar-Ekraf Apresiasi Kapasisbon Cup, Dorong Lahirnya Atlet Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bapperida Bontang Tegaskan Pro RT Plus Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga
  • Bapperida Bontang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
  • Bapperida Bontang: Musbangda Pemuda Bisa Dimulai Setelah Raperda Ditetapkan
  • Bapperida Bontang Dorong Raperda LLAJ Akomodasi Sistem Transportasi Cerdas
  • HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim Teguhkan Peran Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
infobontang.id

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.