InfoBontang.Id, – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bontang terus memperkuat komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih melalui edukasi antikorupsi kepada seluruh aparatur.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan budaya integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bapperida Kota Bontang, Syahruddin, mengatakan pencegahan korupsi harus dimulai dari penanaman nilai-nilai integritas dalam setiap aktivitas kerja.
Menurutnya, membangun budaya organisasi yang jujur dan bertanggung jawab menjadi fondasi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang profesional serta dipercaya masyarakat.
“Edukasi antikorupsi bukan sekadar mengingatkan tentang larangan korupsi, tetapi membangun kesadaran bahwa setiap aparatur memiliki tanggung jawab menjaga integritas dalam setiap keputusan dan tindakan,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Melalui kampanye bertajuk “Integritas Hari Ini, Masa Depan Negeri”, Bapperida mengajak seluruh pegawai membudayakan lima nilai integritas, yakni jujur, amanah, transparan, akuntabel, dan peduli.
Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.
Selain itu, aparatur juga diingatkan untuk selalu bekerja sesuai aturan dan prosedur, mengutamakan kepentingan negara serta masyarakat, serta menolak segala bentuk gratifikasi maupun suap.
Komitmen tersebut dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Lebih jauh, ia nilang, keterbukaan dan akuntabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses perencanaan pembangunan daerah.
Karena itu, setiap program dan kebijakan harus dilaksanakan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.
Bapperida juga mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi dengan mengajak masyarakat melaporkan apabila mengetahui dugaan tindak korupsi melalui saluran pengaduan yang telah disediakan. Kerahasiaan identitas pelapor dipastikan tetap dilindungi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui penguatan budaya integritas ini, Bapperida berharap seluruh aparatur semakin konsisten memberikan pelayanan yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Hal utu sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bebas korupsi serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis: Rae

