InfoBontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tengah memetakan berbagai persoalan yang masih menjadi kendala dalam pengembangan sarana distribusi perdagangan, khususnya fasilitas pasar.
Sekretaris Bapperida Bontang, Ilham Wahyudi, mengatakan pemetaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi dan persoalan yang perlu menjadi perhatian dalam pengembangan pasar di Kota Bontang.
Menurutnya, persoalan sarana distribusi perdagangan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik pasar, tetapi juga berbagai aspek yang dapat memengaruhi fungsi pasar sebagai pusat aktivitas perdagangan masyarakat.
Bapperida mendorong agar setiap kendala yang ditemukan dapat diidentifikasi secara lebih rinci sehingga penanganannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat permasalahan di lapangan.
Ilham menyebut pemetaan tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah dalam memastikan target kinerja perangkat daerah pada 2026 dapat berjalan secara optimal.
“Yang penting adalah bagaimana permasalahan yang ada bisa dipetakan, kemudian menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganannya,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Ia menambahkan, pengembangan sarana perdagangan membutuhkan koordinasi antarperangkat daerah agar persoalan yang muncul tidak ditangani secara parsial.
Dengan pemetaan yang lebih terarah, pemerintah diharapkan dapat menentukan prioritas penanganan sekaligus menyesuaikan kebutuhan pengembangan fasilitas pasar dengan kemampuan daerah.
“Upaya ini menjadi bagian dari evaluasi pemerintah terhadap keberadaan sarana perdagangan di Bontang agar fungsi pasar sebagai tempat distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.
Penulis: Rae

