Infobontang.id,- Walikota Bontang Neni Mornaeni menyoroti fenomena krisis identitas yang mulai muncul di kalangan pelajar.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan bertema “Berbahasa Santun, Berkarakter Luhur, Menjaga Kearifan Lokal” yang digelar di SMPN 7 Bontang, Jumat (31/10/2025).
Dalam arahannya, Walikota menyampaikan secara tegas meminta pihak sekolah, khususnya para guru, untuk memberikan perhatian khusus dan melakukan pendataan terhadap siswa yang menujukan perilaku tidak sesuai dengan karakter jati dirinya.
“Saya prihatin. Tolong didata, jangan dibiarkan. Karena seperti virus, bisa menular dan ikut-ikutan. Jangan dinormalisasi,” tegasnya.
Menurutnya, meski Bontang memiliki indeks literasi tertinggi di Kalimantan Timur serta pengguna internet yang tinggi, hal itu harus diimbangi dengan penguatan akhlak mulia.
“Kalau kita sudah berakhlak mulia, Insyaallah tidak akan terganggu oleh pengaruh zaman. Tanpa benteng akhlak, kita bisa terpengaruh oleh hal-hal yang menghancurkan masa depan kita,” pungkasnya.
Penulis: Andi Syardilla

