Tech News, Magazine & Review WordPress Theme 2017
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga
No Result
View All Result
infobontang.id
No Result
View All Result
Home Advertorial Pemkot Bontang

MoU Sekolah Mitra Jadi Solusi Kekurangan Guru di Bontang, Disdikbud Terapkan Sistem Saling Dukung

Redaksi Bontang by Redaksi Bontang
April 18, 2026
MoU Sekolah Mitra Jadi Solusi Kekurangan Guru di Bontang, Disdikbud Terapkan Sistem Saling Dukung
Share on FacebookShare on Twitter

Infobontang.id,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai menerapkan pendekatan baru dalam mengatasi persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah sekolah.

Melalui skema sekolah mitra dan sekolah pendamping, setiap sekolah didorong untuk membangun kerja sama formal berbasis kebutuhan guru yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).

Salah satu sekolah yang lebih awal menyiapkan implementasi skema ini adalah SMP Negeri 1 Bontang yang menggandeng SMP Monamas sebagai sekolah mitra pendamping.

Kepala SMPN 1 Bontang, Riyanto, menjelaskan bahwa mekanisme baru ini mengubah pola lama dalam pemenuhan guru. Jika sebelumnya sekolah bisa langsung mencari tenaga pengajar dari luar, kini ada prosedur berjenjang yang wajib diikuti.

“Kebutuhan guru harus melalui sekolah mitra terlebih dahulu,” ujarnya, Sabtu (18/042026).

Dalam skema ini, hubungan antar sekolah bersifat timbal balik. Artinya, SMPN 1 akan terlebih dahulu mengecek ketersediaan tenaga pendidik di SMP Monamas, begitu pula sebaliknya.

Apabila kebutuhan guru tidak dapat dipenuhi di sekolah mitra, barulah sekolah diperkenankan mencari tenaga pengajar dari luar jejaring kemitraan.

Kebijakan ini lahir dari kondisi nyata di lapangan, di mana beberapa sekolah mengalami kekurangan tenaga pendidik. Di SMPN 1 Bontang sendiri, hingga saat ini masih terdapat kekosongan guru yang belum terisi.

“Ada guru yang pensiun dan ada yang meninggal dunia,” pungkasnya.

Dengan adanya mekanisme kerja sama ini, diharapkan tidak ada lagi ketimpangan distribusi tenaga pendidik antar sekolah, sekaligus memperkuat solidaritas antar satuan pendidikan di Kota Bontang.

Penulis: Andi Syardilla

Tags: #ADV#Disdikbud Kota Bontang#Pemkot Bontang
Redaksi Bontang

Redaksi Bontang

Next Post
Disdikbud Bontang Tekankan Pembiasaan Religius untuk Penguatan Karakter Siswa

Disdikbud Bontang Tekankan Pembiasaan Religius untuk Penguatan Karakter Siswa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bapperida Bontang Tegaskan Pro RT Plus Harus Berangkat dari Kebutuhan Warga
  • Bapperida Bontang Dorong Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
  • Bapperida Bontang: Musbangda Pemuda Bisa Dimulai Setelah Raperda Ditetapkan
  • Bapperida Bontang Dorong Raperda LLAJ Akomodasi Sistem Transportasi Cerdas
  • HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim Teguhkan Peran Dukung Kedaulatan Pangan Indonesia

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.
infobontang.id

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Internasional
    • Feature
    • Olahraga

© 2025 Infobontang.id - Managed By Aydan Putra.