Infobontang.id,- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menjadikan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2025 sebagai salah satu dasar penting dalam mengevaluasi kualitas layanan publik.
Survei tersebut tidak hanya mencatat capaian positif dalam indeks kepuasan masyarakat, tetapi juga menjadi acuan untuk memperkuat perbaikan layanan ke depan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa hasil SKM tidak dipandang sekadar sebagai bentuk penghargaan atas kinerja, melainkan juga sebagai bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kami tidak hanya melihat capaian, tetapi juga evaluasi dari hasil survei ini,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Menurutnya, berbagai masukan dari masyarakat akan menjadi perhatian serius dalam penyempurnaan sistem pelayanan, baik dari aspek kecepatan, transparansi, maupun kemudahan akses layanan.
Disdikbud Bontang juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan agar layanan pendidikan dan kebudayaan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Andi Syardilla

