InfoBontang.Id, – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang tetap berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor ekonomi kreatif, meski di tengah keterbatasan anggaran akibat kondisi fiskal daerah.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar-Ekraf Bontang, Doddy Rosdian, mengatakan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas masyarakat tetap dilaksanakan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada.
“Agenda seperti sosialisasi dan pendampingan pelaku usaha tetap bisa kami laksanakan meskipun tanpa anggaran,” ujar Doddy, Sabtu (27/6/2026).
Ia menjelaskan, hingga kini kegiatan pembinaan, pendampingan, dan proses pembelajaran bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Bontang masih terus berjalan secara mandiri.
Menurutnya, dalam sistem pemerintahan terdapat sejumlah kegiatan yang memang dapat dilaksanakan tanpa dukungan anggaran khusus.
Namun, ada pula program-program tertentu yang tetap membutuhkan pendanaan agar dapat direalisasikan.
Doddy mengakui kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami penyesuaian membuat seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus lebih cermat dalam mengelola anggaran.
Meski demikian, ia memastikan fokus Dispopar-Ekraf dalam meningkatkan kompetensi pelaku usaha ekonomi kreatif tidak berubah.
Program pembinaan dan pendampingan akan terus dijalankan sesuai kemampuan yang dimiliki.
“Kami tetap fokus pada peningkatan kompetensi pelaku usaha. Pendampingan dan pembinaan akan terus berjalan secara beriringan,” katanya.
Ia optimistis, apabila proses pembelajaran, pembinaan, dan pendampingan dapat berlangsung secara berkelanjutan, kualitas pelaku ekonomi kreatif akan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Doddy berharap kondisi fiskal daerah segera membaik sehingga berbagai program pengembangan SDM dapat kembali dilaksanakan secara maksimal.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk tetap bersemangat mengikuti setiap kegiatan pembinaan dan pendampingan yang diselenggarakan Dispopar-Ekraf.
Penulis: Rae

