InfoBontang.Id, – Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kota Bontang mengajak masyarakat memanfaatkan PETAKITA dan Geoportal Kota Bontang sebagai sarana memperoleh informasi pembangunan daerah yang lebih mudah, terbuka, dan berbasis data spasial.
Sekretaris Bapperida Kota Bontang, Ilham Wahyudi, mengatakan kedua platform tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus memudahkan masyarakat mengakses berbagai data kewilayahan yang selama ini tersebar di sejumlah perangkat daerah.
Menurutnya, PETAKITA menyajikan informasi dalam bentuk peta digital interaktif sehingga pengguna dapat melihat lokasi berbagai fasilitas publik, mulai dari sekolah, fasilitas kesehatan, perkantoran, ruang terbuka publik, infrastruktur, kawasan pariwisata hingga informasi tata ruang.
Sementara itu, Geoportal Kota Bontang berfungsi sebagai pusat informasi geospasial daerah yang memuat berbagai dataset, metadata, dokumen, dashboard, peta digital, serta informasi kewilayahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perencanaan, penelitian, analisis maupun pengambilan keputusan.
Dirinya menjelaskan, keberadaan kedua platform tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh perangkat daerah, tetapi juga akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang membutuhkan data resmi sebagai dasar penyusunan kajian maupun pengembangan berbagai program.
“Data yang akurat dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih presisi. Karena itu, kami mengajak masyarakat memanfaatkan PETAKITA dan Geoportal sebagai sumber informasi pembangunan Kota Bontang,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Ia menambahkan, penyajian data dalam bentuk peta digital membuat informasi menjadi lebih mudah dipahami dibandingkan hanya disajikan dalam bentuk tabel atau laporan.
Masyarakat pun dapat melihat kondisi wilayah secara visual sehingga memudahkan dalam memahami arah pembangunan daerah.
Melalui pemanfaatan PETAKITA dan Geoportal, Bapperida berharap partisipasi publik dalam pembangunan semakin meningkat.
Ketersediaan informasi yang terbuka diharapkan mampu mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal pembangunan Kota Bontang.
Dengan terus memperbarui data dan memperkuat integrasi informasi geospasial, Bapperida optimistis kualitas perencanaan pembangunan daerah akan semakin baik.
“Pendekatan berbasis data tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Rae

