Infobontang,id- Koperasi handayani sejahtera yang dibentuk oleh persatuan guru Republik Indonesia (PGRI) pada tahun 2026 resmi hadir sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru di Kota Bontang.
Koperasi ini menyediakan layanan simpan pinjam yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan finansial para tenaga pendidik.
Kehadiran koperasi tersebut menjadi angin segar, khususnya bagi guru non aparatur sipil negara (ASN), yaitu guru swasta dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), yang dinilai masih membutuhkan dukungan dalam akses layanan keuangan.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bintang, Saparudin, menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya mendukung operasional koperasi tetapi juga berkomitmen untuk memperjuangkan jaminan hari tua (JHT) bagi para guru swasta dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
“Kami juga akan memperjuangkan JHT bagi guru swasta dan PPPK,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan koperasi Handayani sejahtera diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi para guru.
Para guru diharapkan memiliki akses yang lebih mudah dan terjangkau terhadap layanan keuangan yang aman dan terpercaya. Selain itu koperasi ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas dan kesejahteraan antar anggota.
“Semoga dengan adanya koperasi ini para memiliki jaminan kesejahteraan di masa depan, khususnya guru non – ASN,” pungkasnya.
Penulis: Andi Syardilla

