Infobontang.id,- SMP Negeri 1 Bontang menerima 2 siswa inklusi pada tahun ajaran 2025. Penerimaan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari dinas pendidikan dan kebudayaan melalui pusat layanan autis (PLA).
Riyanto, kepala sekolah SMPN 1 menyampaikan bahwa seluruh proses penentuan siswa inklusi sepenuhnya ditangani oleh Disdikbud, termasuk asesmen awal terhadap calon peserta didik.
“Pada tahun 2025 lalu ada dua siswa inklusi. Rekomendasi langsung dari Disdikbud, ujarnya. Kamis, (09/04/2026).
Lebih lanjut dijelaskan, terdapat sejumlah pertimbangan utama dalam penerimaan siswa inklusi. Di antaranya adalah domisili siswa yang berada dekat dengan lingkungan sekolah serta hasil pemeriksaan psikologis yang menunjukkan kebutuhan pendampingan khusus.
Selain itu, faktor dukungan dan kesiapan dari orang tua juga menjadi salah satu pertimbangan penting dalam memastikan keberlangsungan pendidikan inklusif di sekolah.
“Pertimbangan lainnya juga dari orang tua,” pungkasnya.
Dengan kebijakan tersebut, sekolah berharap layanan pendidikan inklusif dapat berjalan optimal dan memberikan dukungan yang tepat bagi siswa berkebutuhan khusus.
Penulis: Andi Syardilla

