InfoBontang.Id, – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang terus mengintensifkan promosi produk ekonomi kreatif hasil karya masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan menyeluruh kepada pelaku usaha, mulai dari proses produksi hingga strategi pemasaran dan promosi.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar-Ekraf Bontang, Doddy Rosdian, mengatakan pendampingan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga memastikan hasil karya pelaku usaha dapat dikenal masyarakat secara lebih luas.
“Promosi juga kami dampingi, karena tahapan ini merupakan bagian yang sangat penting untuk menyebarluaskan informasi mengenai produk-produk kreatif yang dihasilkan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).
Menurut Doddy, promosi dan publikasi tidak hanya berlaku bagi produk fisik seperti hasil UMKM, tetapi juga mencakup potensi sektor pariwisata dan berbagai subsektor ekonomi kreatif lainnya yang dimiliki Kota Bontang.
Berbagai bentuk promosi terus dilakukan, mulai dari pembuatan konten digital, produksi video promosi, hingga publikasi melalui berbagai media untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
Selain itu, pemanfaatan platform digital seperti Instagram, TikTok, Facebook, hingga media sosial lainnya menjadi strategi yang terus dioptimalkan.
Melalui platform tersebut, informasi mengenai produk dan potensi ekonomi kreatif Bontang dapat menjangkau pasar yang lebih luas dengan biaya yang relatif efisien.
Doddy mengakui, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pemerintah tetap berkomitmen memperkuat promosi produk ekonomi kreatif sebagai salah satu langkah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan ekonomi kreatif tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh proses pengolahan, pengemasan, hingga strategi promosi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Ekonomi kreatif merupakan salah satu pilar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas, maupun masyarakat, agar produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing.
Doddy berharap perkembangan teknologi digital yang semakin pesat dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku ekonomi kreatif untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Dengan promosi yang tepat, berbagai produk unggulan karya masyarakat Kota Bontang diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis: Rae

