Infobontang.Id, – Oknum guru di Sekolah Dasar, di Bontang Selatan diduga melakukan kekerasan terhadap salah satu murid siswa.
Dugaan kekerasan itu diketahui setelah orang tua murid mengadukan tindakan tersebut ke pihak sekolah.
Orang tua murid berisinial S mengatakan kejadian tersebut terjadi pada hari kamis 21/8/2025.
S saat menjemput anaknya kaget karena siswa tersebut sedang menangis. Pengakuan siswa ia dikeluarkan dari kelas dan diintimidasi oleh gurunya.
Orang tua siswa kemudian berinisiatif meminta kejelasan atas kesalahan apa yang dilakukan anaknya.
Bukannya mendapat jawaban, orang tua tersebut justru dicaci maki oleh oknum guru.
“Saya cuma mau tanya baik-baik malah dimarahi,” ujar orang tua murid yang tak ingin disebutkan namanya, Kamis (28/8/2025).
Bahkan orang tua murid tak menyangka mendapat pemberitahuan di grup whatsapp paguyuban kelas jika anaknya dikeluarkan dari kelas.
“Besoknya masuk pesan digrub kalau anak saya dikeluaron dari kelas belajar secara sepihak,” bebernya.
Persoalan ini pun kini telah ditindaklajuti pihak sekolah. Bahkan pihak sekolah telah memfasilitasi mediasi antara orang tua murid dengan oknum guru.
“Yang bersangkutan tidak hadir. Saya minta kejelasan karena anak saya seminggu tidak sekolah,” ungkapnya.
Sementara pihak Sekolah Dasar Negeri di Bontang Selatan mengaku ikut menyayangkan aksi oknum guru yang diduga melakukan kekerasan kepada siswa.
Apalagi oknum guru yang tersebut dikenal kerap bermasalah dan terkenal arogan kepada siswa dan wali murid.
Bahkan beberapa wali murid terpaksa memindahkan anaknya ke sekolah lain.
Kepala Sekolah mengaku kelimpungan menyikap sikap oknum guru itu. Masalah ini pun sudah dilaporkan ke Disdikbud Bontang.
“Ini orang (oknum guru) alasanya punya power. Selalu menjual dekat dengan Wali Kota,” ucap Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah juga meminta Dinas Pendidikan untuk bisa bertindak. Karena kejadian serupa kerap terulang.
Sebab wali murid khawatir saat guru tersebut menjadi wali kelas anaknya terancam.
“Capek mas nanganin kasus ini. Kami bahkan tidak ada harga diri kalau berhadapan dengan oknum guru tersebut,” sambungnya.
Penulis: Andi Syardillah

